putry ananda

putry ananda

Senin, 14 November 2011

PUISI "TEGAR"


TEGAR
Oleh: Putri Ananda A

Aku mencoba tegar
Berdiri tegak walau banjir mulai datang
Aku mencoba kuat
Tetap bertahan walau hujan membasahi pipiini
Aku mencoba menahan
Tak bergerak walau ranting tajam mulai menusuk betisku
Aku mencoba senyum
Tertawa walau rasa itu sangat perih

Aku mecoba mencari cahaya
Ketika kegelapan itu mulai menghampiriku
Aku mencoba mencari pintu
Ketika aku terjebak dalam kegelapan
Aku mencoba tetap berjalan
Ketika takut menghampiriku, sesaat ketika aku melangkah
Aku mencoba mencari lelucon
Ketika aku tertangis dan takut dengan gelap

Aku tetap tegar
Walau air mata mulai membanjiri kelopak mataku
Aku tetap kuat
Bertahan walau tangis mulai membasahi pipiku
Aku tetap menahan
Walau pisau tajam mulai mengiris hatiku
Aku tetap senyum
Tertawa walau rasanya sangat sakit

Aku mencari solusi
Ketika masalah mulai merusakku
Aku mencari jalan
Ketika aku terjebak dalam suasana gelap dan dingin
Aku tetap berjalan
Ketika kepedihan mulai datang satu-persatu
Aku tetap tertawa
Ketika tangisku mulai berjatuhan

Aku akan mencintainya
Sayang padanya
 Jika dia memang membenciku
Aku akan mengingatnya
Rindu padanya
Jika dia memang melupakanku

Aku tegar
Ketika aku di terja badai besar
Karena aku sayang
TULUS  tanpa pamrih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar