Sayang, ku terlalu mencintaimu, hingga air mata tak lagi
asing bagiku.
Sayang, ku terlalu menjaga hatimu, hingga tawaku kau lumuri
dengan kesedihan.
Sayang, ku terlalu menyayangimu, hingga kau sakiti aku
dengan mudahnya.
Sayang, ku terlalu peduli padamu, hingga cintaku tak bisa
berpaling.
Apa ini yang kau sebut cinta?
Apa ini yang kau sebut sayang selamanya?
Apa pedulimu?
Apa kau sudah merasa menjaga hatiku?
Bercerminlah!
Aku selalu menangis ketika ingat kau tak lagi mencintaiku
Aku tak dapat tertawa ketika aku merasa tidak terjaga olehmu
Aku tidak bisa sembuh jika kau sakiti aku dengan cinta
Aku tak bisa bergerak ketika sadar, pedulimu kini tak lagi
bagiku
Kini aku tertangis sendirian. Angin bertiup kencang seperti
ia tau deruh kesahku. Dunia mengerti sebagai sesuatu yang tak hidup. Tapi KAU
tidak pernah mengerti sebagai sesuatu yang selalu hidup di hatiku