putry ananda

putry ananda

Senin, 23 Januari 2012

diari, 13 12 11


Sayang, ku terlalu mencintaimu, hingga air mata tak lagi asing bagiku.
Sayang, ku terlalu menjaga hatimu, hingga tawaku kau lumuri dengan kesedihan.
Sayang, ku terlalu menyayangimu, hingga kau sakiti aku dengan mudahnya.
Sayang, ku terlalu peduli padamu, hingga cintaku tak bisa berpaling.

Apa ini yang kau sebut cinta?
Apa ini yang kau sebut sayang selamanya?
Apa pedulimu?
Apa kau sudah merasa menjaga hatiku?

Bercerminlah!
Aku selalu menangis ketika ingat kau tak lagi mencintaiku
Aku tak dapat tertawa ketika aku merasa tidak terjaga olehmu
Aku tidak bisa sembuh jika kau sakiti aku dengan cinta
Aku tak bisa bergerak ketika sadar, pedulimu kini tak lagi bagiku

Kini aku tertangis sendirian. Angin bertiup kencang seperti ia tau deruh kesahku. Dunia mengerti sebagai sesuatu yang tak hidup. Tapi KAU tidak pernah mengerti sebagai sesuatu yang selalu hidup di hatiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar